Dekoq

Pengungkapan Risiko

1. Kerugian modal dan leverage

Trading forex, gold, dan CFD dapat menyebabkan kehilangan seluruh modal. Bergantung pada leverage, proteksi akun, dan ketentuan broker, kerugian dapat melebihi deposit. Jangan memakai dana yang tidak siap Anda tanggung kehilangannya.

2. Backtest merupakan simulasi

Hasil historis dan simulasi bukan jaminan hasil berikutnya. Backtest bergantung pada periode, kualitas data, pemodelan, spread, biaya, dan asumsi. Hasil pengujian yang baik dapat gagal dalam kondisi pasar berbeda.

3. Eksekusi dan infrastruktur

Hasil live dapat berbeda karena spread, komisi, swap, slippage, likuiditas, gap harga, spesifikasi kontrak broker, dan keterlambatan eksekusi. Gangguan internet, VPS, listrik, MetaTrader, atau API dapat menghentikan operasi.

4. Stop tidak menghilangkan risiko

Stop loss, trailing stop, break even, equity protection, dan batas harian tidak menjamin harga eksekusi maupun kerugian maksimum. Rilis berita dan gap pasar dapat menyebabkan kerugian melampaui batas yang diatur.

5. Layering, multiplier, dan compounding

Penambahan layer, hedging, recovery, multiplier lot, dan compounding dapat meningkatkan eksposur, kebutuhan margin, dan drawdown. Posisi lebih besar dapat mempercepat kerugian. Target profit merupakan pengaturan, bukan janji hasil.

6. Strategi news

News Momentum, pending order, dan strategi berdasarkan actual news dapat mengalami pembalikan cepat, spread melebar, dan slippage. Data kalender maupun actual dapat terlambat, direvisi, atau tidak tersedia.

7. Keputusan mandiri

Pertimbangkan kesesuaian software dan pengaturannya dengan kondisi Anda. Mulai dengan akun demo, gunakan lot konservatif, pantau posisi, dan cari nasihat profesional independen jika diperlukan. Keputusan trading tetap menjadi tanggung jawab Anda.